Wednesday, October 27, 2010

Atlas Geologi ESDM

Peta geologi sangat dapat menjadi sangat penting dalam menunjang informasi untuk berbagai tujuan. Misalnya kegiatan penelitian, pemetaaan, ekplorasi sumber daya mineral dan energi, dll. Bagi anda yang sedang mencari- cari referensi tentang peta geologi terutama wilayah Indonesia, kini Badan Penelitian dan Pengembangan energi dan Sumber Daya Mineral, Deparetemen Energi dan Sumber Daya Mineral RI telah menerbitkan Atlas geologi. Atlas tersebut diberi judul Geologi dan Potensi dan Sumber Daya Mineral dan Energi Kawasan Indonesia Skala 1: 10.000.000. Anda dapat melihatnya di situs ESDM, klik disini.

Semoga bermanfaat,

--- Akhmad Aksin Geophysics ITS

Monday, September 27, 2010

Well Log Analysis : Pengertian dan Tujuan

Pengertian
Well logging, adalah metode membuat catatan rinci  dari formasi geologi ditembus oleh lubang bor. Log didasarkan baik atas inspeksi visual sampel dibawa ke permukaan (log geologi ) atau pada pengukuran fisik yang dilakukan instrumen diturunkan ke dalam lubang ( log geofisika).
 
Perbedaan Petrofisika dan Well log analysis
Bidang ilmu petrofisika dan analisa data well log memiliki perbedaan pada lingkungan pengambilan data. Pada petrofisika dapat dilakukan pada laboratorium sedangkan pada analisa data well log musti mengukur ke lapangan. 


--- Akhmad Aksin Geophysics ITS

Sunday, May 30, 2010

Metode Geofisika dalam Eksplorasi Geothermal

Metode Geofisika dalam  Pengenalan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Potensi Geothermal

                Menurut Wright (1985) Penggunaan metode geofisika dalam ekplorasi sumber geothermal adalah antara lain sebagai berikut:

Metode GeofisikaTarget pengamatan
1.       Metode Termal (Thermal Methods)



2.       Metode Listrik





















3.       Metode Gravitasi



4.       Metode Magnetik


5.       Metode Seismik













6.       Radiometrik


7.       Pengeboran
- Survey temperature dangkal (kedalaman < 1 m )
- Pengukuran gradient thermal
- Pengukuran aliran panas

- Survey Resistivitas



- Polarisari Teriduksi (IP)


- Potensial Diri ( SP)

- Arus Tellurik



- Elektromagnetik Sumber Terkontrol


- Elektromagnetik Sumber Alam (Magnetotelluric/ Audiomagnetotellurik)


Survey Gravitasi dan Microgravity


Survey Airbone and  Ground  magnetic

Microseisms
Microearthquake          


Teleseismik

Seismik Refraksi



Seismik Refleksi



Radioelemental (K,U dan Th) dan survey produksi panas

Well logging


Vertical Seismic Profiling

Kelistrikan
Batuan atau fluida di permukaan dengan temperatur tinggi. Daerah dengan anomali panas tinggi.

Garam (brine) panas, daerah dengan alterasi fluida terinduksi, patahan

Daerah termineralisasi, daerah dengan alterasi fluida terinduksi

Sumber panas dan Aliran panas

Garam (brine) panas, daerah dengan alterasi fluida terinduksi, patahan

Garam (brine) panas, daerah dengan alterasi fluida terinduksi, patahan

Struktur, Garam (brine) panas, Daerah leburan parsial (partial melt),  Dapur magma yang dalam.

Struktur, intursi, daerah alterasi, anomaly densitas, perpindahan fluida.

Struktur, Zona alterasi, anomaly sifat magnetic, jenis batuan

Proses hydrothermal  aktif
Patahan dan rekahan aktif, distribusi kecepatan dan atenuasi
Dapur magma yang dlaam

Patahan dan rekahan aktif, distribusi kecepatan dan atenuasi

Patahan dan rekahan aktif, distribusi kecepatan dan atenuasi

Daerah dengan anomali radio aktif (222 Radium dan 226Radon)

Anomali temperature, Porositas, Permeabilitas, Jenis Batuan

Distribusi kecepatan, rekahan

Garam (brine) panas,daerah alterasi, patahan.